Tanda Cinta

“saran-saran dari para tamu yang datang pada pernikahan kami”Kasih Mengalahkan Segalanya
Jiwa gelisah menjadi tentram karena kasih
Orang asing berubah menjadi kawan karena kasih
Dia yang jauh menjadi dekat karena kasih
Sungguh apa saja dapat Anda capai dengan kasih
Hati sekeras apa pun meleleh karena kasih
Berikan kasih
Sebarkan kasih
Hiduplah dalam kasih
Kasih Kristus adalah dasar hidup suami istri (Efesus 5:22-23)

Aku sudah nikah 14 tahun. Untuk mempertahankan keutuhan keluarga:
Saling mencintai, menerima apa adanya
Jujur
Saling membantu dan menghargai
Saling percaya, bila berantem salah satu mengalah.
Pasanganku bagaikan mas permata, biar masuk Lumpur tetap mas khodet. Kudoakan cinta Mbak Happy dan Mas Didit sampai akhir hayat.

→ continue reading

Popularity: 11% [?]

No Comments

Get Married Finally

Mengapa kami memilih kalimat tersebut sebagai tema perkawinan? Ya memang keputusan menuju ke “perangkap” perkawinan itu kami rasakan sangat… mmm… apa ya kata yang tepat? Sangat tak terduga… (mungkin itu kata yang agak tepat menggambarkan kondisi itu).

Pertama , kami memang tidak terpikir untuk menikah. Didit sudah merasa jatuh cinta dengan pekerjaannya dan menjadi seorang workaholic kalau sudah berhadapan dengan benda mati bernama komputer. Sementara Happy merasa amit-amit kalau harus terikat dengan seorang pria dan menjadi seorang istri pada umumnya yang punya kewajiban melayani suami (baca: fobia komitmen).

→ continue reading

Popularity: 8% [?]

8 Comments